Malam itu ku hanya sendiri, hanya mendengar suara ketikan keyboard yang ku ketik. menscroll halaman facebook yang dibuat oleh mark zuckerberg. pada saat itu aku hanya mempunyai 2 idol yang berdasarkan kekayaannya akan dunia multimedia, yaitu : Mark Zuckerberg Dan Bill Gates.
Kita lanjutkan saja ceritanya, aku hanya mencari perempuan disekitar ruang lingkup sekolahku. oiya saat itu aku berkelas 1 smp baru masuk belum sampai 1 semester. dan karena hasrat yang didorong oleh pubertinitas aku ingin mencari lawan jenis yang aku tertarik tentu hal normal bagi semua orang. lalu aku menemukan satu wajah yang wajahnya tak asing namun memiliki senyuman yang manis PADA SAAT ITU.
Aku membuka profilnya bilang saja namanya LISDA. Lisda dan aku berbeda 2 tahun, namun namanya juga cinta monyet. cinta anak kecil lebih bisa dibilang, apa yang anak 1 smp anak baru besar (ABG) tahu tentang percintaan pada saat itu ? hah.. mungkin tidak ada tentunya.
Namun Wajah cantiknya yang hanya aku dapatkan dari profil facebook itu terbayang padaku setiap kali aku ingin memejamkan mata waktu ingin beristirahat malam. akhirnya aku memutuskan untuk bertanya kepada temanku yang sudah berpengalaman dalam hal percintaan. Kita bilang saja namanya Alvin. Orangnya bisa dibilang tampan, pintar pula dia sudah menjadi temanku ketika aku berkelas 3 sd sampai aku sekarang.
Pagi itu tepatnya jam 10 pagi waktu istirahat bagi kebanyakan sekolah aku menyamparinya dan bertanya hal apa yang bisa aku lakukan tentang 'menaksiri seseorang'. maklumlah saat itu aku masih anak bocah, apa yang aku ketahui tentang percintaan. tambah lagi sebenarnya aku dilarang berpacaran oleh orang tua, aku yakin para pembaca juga ada kan yang dilarang orang tuanya berpacaran hehe.
lanjut cerita.
"Vin, gw mau tanya gw suka sama seseorang nih tapi gw gatau cara dapet nomor atau pun kontak dia"
"memang siapa yang lu suka itu chand ?'
"lisda anak kelas 6 sd" ( bukan pedofilia tapi saya kelas 1 smp waktu itu..ayolah)
"ooh itu mah mantan gw"
hati emas walaupun kaget kayak jambret, ada peluang yang mudah untuk hanya mendapatkan nomornya waktu itu karena temanku yang satu ini sudah mempunyainya.
"ah masa ?'
"iya, aih gapercaya ayok aja tanya orangnya"
"ah engga ah malu, eh minta nomornya sih"
"oh tidak bisa"
"lahh kenapa ?"
"perempuan itu tidak suka cowo yang pengecut masa minta nomor secara langsung saja gaberani gimana mau melamar"
Subhanallah walhamdulillah walailahailaullah allahuakbar. baru berkelas 1 smp saja sudah berpikir jauhh begitu dan lebih tepatnya mengapa bisa dia jauh berpengalamannya ya hehe.
"Lah, terus apa yang harus gw lakuin coba ?"
"pertama lo harus tau yang namanya "ngeceng", ikut gw !"
Tiba tiba gw diajak ke mantan...............sekolah gw yang jaraknya kurang dari 5m dari smp gw karena masih satu komplek. lanjut cerita dulu memang jaman jamannya menjadi anak alay bahwa ngeceng pun harus belajar.
Menurut Dr.Prof. alvin, ngeceng itu tak jauh daripada mejeng yang menurut etimologis atau arti definisi menurut bahasa bagi yang tidak tahu adalah menampakan diri bagaikan penampakan. jadi secara halus adalah nongkrong didekat target kita.
beruntungnya setelah jalan di jalan bebatuan yang harus kita sebrangi dengan hanya jarak sekitar 3m dan masuk ke kawasan sd dan menulusuri jalan yang pendek sekali, kami tiba disemacam sauang tempat anak anak sd jika ingin membaca membawa makanan ataupun yang lain lain. jadi aku duduk disana bersama alvin menunggu orang yang aku cari agar tak salah pilih ceritanya.
dan tak lama namanya pun dipanggil oleh salah satu temannya.
"LISDA !"
"apa ?"
suaranta yang kusadari sekarang adalah suara cempreng namun dulu suara yang lumayan enak didengar. dan di lewat saja didepanku, bisa diambil kesimpulan ngeceng kali ini..GAGAL. diperjalanan balik kesekolah aku dan alvin hanya berbincang tentang sifat dan sikap Lisda. namun jujur saja tak ada yang penting disitu. setelah kembali keskolah....
TO BE CONTINUED.....................
Tidak ada komentar:
Posting Komentar